Suatau
hari ada seorang pemuda yang mempunyai permata yang sangat indah,permata yang
berbentuk oval dengan kilauan cahaya itu dirawat dan dijaga dengan baik oleh
empunya. Suatu pagi terdengar berita
tentang seyembara keindahan permata dari kerajaan.Mendengar berita itu sipemuda
kegirangan, dia yakin permata yang dia miliki akan memenangkan sayembara
tersebut.Tapi sepertinya nasip pemuda di pagi itu sedang tidak baik,tanpa
disengaja permata tersebut jatuh dari genggamannya,dan sunguh disayangkan lagi
permata itu retak.melihat keadaan permatanya yang retak pemuda tersebut
sangatlah panik.Segala macam rasa bertamu dihati pemuda tersebut.
Berbagai
macam cara sudah dilakukan oleh pemuda itu untuk meneghilangkan retakan yang
ada dipermata tersebut,tapi tidak juga
berhasil.Pemuda itu melekukan apa yang disarankan oleh orang-orang ,tapi tidak
juga membuahkan hasil.
Datang
seorang lelaki berpakai lusuh yang ternyata pembantu pemuda tersbut.
“Hai…tuanku bisakah
saya mencoba,memerbaiki permata tuanku”.kata lelakai tersebut.
“Apa??kamu mau
memperbaiki permataku??...mereka yang hebat saja tidak bis apalagi kamu yang
seperti itu”.sahut pemuda itu dengan kesal..
-------------------------------------*******-----------------------------------------
Matahari semakin perkasa
menenabarkan butiran cahayanya.Pemuda itu semakin panik dan gelisah dengan
keadaan permatanya.Apalgi diasaat malam menjelang adalah waktunya sayembara.”Bagaimana ini,sudah berbagai cara aku
lakukan tetapi tidak juga membuahkan hasil”.gerutu pemuda itu sambil
bersendar disebuah pohon besar.
Nyanian
angin semakin kuat menerpa,membuai lembut semua sendi-sendi kehidupan.pemuda
itu semakin larut dalam lamunannya.
“Hai..pemuda kenapa
kamu merenung??”Seorang wanita menegur pemuda itu dari
belakang.
“permata saya
retak.saya tidak tau apa yang harus saya lakukan agar permata itu bisa kemabali seperti semula,apalgi mala mini saya
mau mengikuti sayembara keindahan permata”.jawab pemuda
tersebut dengan mata yang sayu.
“Sungguh disayangkan
permata itu harus retak,kamu tidak akan menag sayembara kalau keadaan permata
kamu seperti itu.saya tahu seseorang yang bisa menbantu untuk membuat permata itu menjadi indah
seperti semula”.Kata wanita itu dengan nada suara yang
menyakinkan.
“Sipakah dia?diamana
saya bisa mennemuinya??!!”.sahut pemuda itu dengan bersemangat.
“Coba kamu pergi
kenegeri seberang.saat sampai disana kamu,berjalan kearah utara.tepat di ujung
jalan ada tukang permata yang hebat”.Wanita itu meberi
intruksi.
Pemuda
itu bergegas ketempat yang dimaksud.Lalu menyerahkan permatanya yang retak
kepada tukang permata itu,Setelah beberapa lama tukang permata itu keluar membawa
permata yang dimiliki pemuda tersebut.Tetapi tukang permata itu tidak bisa
mengehilangkan retakan dipermata itu.Pemuda itu sangat kecewa.
________________________********______________________
Surya
kini semakin perkasa memancarkan
cahayanya ditengah langit, pertanda pertengnhan hari sudah menjelang.pemuda itu
nampak panik dan gelisah kembli.Sudah banyak ahli permata yang dikunjungi oleh
pemuda itu,tetapi tidak ada satupun yang bisa membuat permata itu kembali
seperti semula.
Hingga
senja datang menjelang membawa butir-buttir
senja yang jingga.Pemuada itu sudah diujung kekecawaan,karena belum juga
menemkan cara agar retakan permata
hilang.
“Tuan.kali ini tolong
beri saya kesempatan”.lelaki yang setia menemani pemuda itu
kembali menawarkan niat baiknya.
Tanpa
bicara.pemuda itu langsung menyerahkan permatanya kepada lelaki itu.Sauasan
ditemapat itu sangatlah hening,hanya suara desir pasir yang dibawa angin yang
terdengar,semua ditempat itu Nampak terlihat jingga.pertanda sebentar lagi
kegelapan akan datang.
“Tuan.sebelum saya
meperbaiki permata ini.maukah tua mepercai kemampuan saya dan nyakin dengan apa
yang saya lakukan dan permitaan saya apapun hasilnya nanti agar bisa diterima
dengan bijaksana”.lelaki itu mengajukan pemintaan.
“Iya.saya setuju malam
sudah akan menjelang tetapi saya tidak juga berhasil menghilangkan reakan
permata itu,sekarang semua saya serahkan padamu”Pemuda
itupun setuju.
_____________________************_____________________________
Setelah
beberapan saat menunggu.kini jingganya senja mulai tesapu kuas hitam pertanda
malam semakin dekat menjelang.
Lelaki
itu keluar memabawa permata yang dimilki pemuda tersebut.
Betapa
terkejunya pemuda itu melihat permatanya.
“Maaf tuan saya memang
tidak bisa mebuat permata ini kemabili seprti semula”.kata
lelaki itu.
“Apa yang kau buat
dengan permataku???apa ini permataku??”.sahut pemuada itu.
“Iya,tuan ini permata
tuan.sanya memang tidak bisa membuat permata tua manjadi bentuk semula.tapi sya
bisa membuatnya berbentuk seperti ini”.sahut lelaki itu.
Pemuda
itu kegirangan melihat permatanya yang semula retak dan hanya berbentuk
oval.kini permatanya tampak sangat indah berbentuk bunga mawar dengan kilauan
yang berwarna warni.
Tidak
tersa bulir-bulir air mata mengalir dipipi pemuda itu”kenpa aku tidak menyadari ternya semudah itu mebuat semua jadi
baik,aku sia-siakan sepanjang hari ini hanya dengan hal yang tidak ada
gunanya,sekarang senja sudah mulai menutup hari baru aku sadari semua”.rintih
pemuda itu
Cerita diatas menggambarkan keadaan kita sekarang.permata ibaratkan hidup kita,disaat kehidupan kita punya masalah, kita sering mengeluh dan berharap waktu bisa terulang.Terkadang pandangan kita terhadap satu sisi kehiduan yang salah,membuat hati dan jiwa kita tertutup dari sisi kehidupan yang tepat.Sebenarnya kita memang tidak bisa menagembalikan kehidupan kita kemasa lalu,tetapi kita bisa membuat kehidupan kita lebih indah dari masa lalu.Seorang lelaki yang menemani pemuada itu ibaratkan hati dan kemampuan kita, sering medengarkan pendapat orang terhadap diri kita,hingga membuat diri terpimpin pendapat orang lain,padalah secara tidak sadar kita mempunayi hak dan kempuan sendiri.sering kita baru bisa manyadari kekeliruan itu diasaat penghujung waktu.Kita terlalu lalai dengan waktu yang panjang.Cobalah bersikap tenang dalam segala macam dinamika hidup,dengan begitu kita dapat malihat cahaya pembebasan didepannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar