بسم الله الرحمن الرحيم
_.وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَاهُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ
_.وَيَشْفِ صُدُوْرَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ
-.وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُوْرِ
-.قُلْ هُوَ لِلَّذِيْنَ آمَنُوْاهُدًى وَشِفَاء
-.وَإِذَامَرِضْتُ وَهُوَ يَشْفِيْنِ
-.فِيْهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ
"Dan Kami turunkan dengan berangsur-angsur dari Al-Qur’an ayat-ayat suci
yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
"Dan Dia mengobati hati-hati orang-orang yang beriman."
"Dan Al-Qur’an menjadi penawar bagi penyakit-penyakit batin yang ada di
dalam dada-dada kamu."
Katakanlah (wahai Muhammad): bahwa Al-Qur’an itu menjadi cahaya
petunjuk serta obat penawar bagi orang-orang yang beriman."
"Dan apabila aku (Nabi Ibrahim as) sakit, maka Dialah yang
menyembuhkan penyakitku."
"Yang mengandung obat penawar bagi manusia dari perbagai penyakit."
Sahabatku yang luar bisa!!!
Ibarat sebuah sampah yang menumpuk jika tidak dibersihkan maka akan menimbulkan bibit-bibit penyakit.Perbutan dosa dan maksiat yang dilakukan akan menimbulkan penyakit dalam hati kita.ketidak tenangan ,kegelisahan hidup.kegelisahan antara dirinya dengan Rabb-Nya.hidup terasa sempit walau bergelimpangan harta yang mewah.Hidup terasa sesak padahal hamparan bumi ini sangat luas.
Ketika kepala kita sakit atau gigi terasa nyeri kita mungkin sangat pandai dan cerdas menemukan obat untuk penyakit itu.tapi apakah kita pandai dan mengerti ketika hati kita sakit akibat dosa dan kesalahan kita?.Ironinya,banyak sekali diantara kita mungkin tidak mengetahui apakah hati kita dalam keadaan sakit atau tidak.padahal dampak penyakit akibat dari dosa-dosa kita itu jauh lebih berbahaya daripada sekedar penyakit fisik.
Kisah berikut mudah-mudahan membawa tazkirah bagi kita,bahwa sesungguhnya penyakit hati akibat dosa-dosa kita harus segera diobati.mudah-mudahan kita pun mengetahui apakah hati kita dalam keadaan sakit atau tidak?jika dalam keadaan sakit,kita pun tau apa racikan obat untuk penyakit itu.kemudian segera mengobatinya.
Seorang arab Badui berdiri di hadapan rumah tabib terkenal.nampak sekali ada beban di hatinya.Sorot matanya sayu.Satu persatu orang yang datang berobat diamati.Ketika tiba gilirannya,ia segera masuk ketempat berobat.Semoga Allah merahmatimu,adakah engkau punya obat untuk penyakit dosa-dosaku?Tabib itu diam.Sejenak kemudian kepalanya menunduk pandangan matanya terbentur lantai tanah.tidak ada jawaban.Dicobanya memeras fikiran.
Tak lama kemudian,tabib itu menjawab,
Tak lama kemudian,tabib itu menjawab,
Coba kau buat racikan obat ini
- Ambilah jerih payah kefakiran,ruh kesabaran,dan campurlah dengan kelembutan fikiran,
- Tambahkan secukupnya rasa tawadhu dan khusyu,
- Lalu tumbuklah adonan itu di lesung taubat dan khudu.
- Basahilah dengan air mata takut.Setelah itu,
- Letakkanlah di tempayan rendah diri kepada Allah.
- Nyalakanlah di bawahnya api tawakal,
- Aduklah dengan istigfar,sampai tampak tanda-tanda taufik dan ketenangan.
- Bila sudah cukup pindahkan ke nampan mahabbah,dinginkan dengan mawaddah,
- Tambahkan kekuatan iman dan rasa takut kepada yang Maha Rahman.
Ibrah dari kisah tersebut:
Hendaknya kita selalu men cek up kondisi hati kita,apakah ada penyakit akibat dosa-dosa yang telah kita lakukan.jika penyakit pisik kita datang ke dokter,maka untuk penyakit ini datanglah kepada orang-orang shalih,mintalah nasihatnya.
Jika penyakit itu datang maka segera obati,jangan ditunda-tunda,penyakit yang di tunda akan menyebabakan penyakit menjadi kronis.hati yang sakit bisa berubah menjadi hati yang mati.sehingga hati kita akan menjadi keras membatu,yang jauh dari cahaya hidayah Allah.
Ketahuilah obatnya itu akan membantu kita untuk penyembuhan.artinya kita harus mengetahui ilmunya.karena ilmu bisa mendekatkan diri kita kepada hidayah Allah.
Hendaknya kita selalu men cek up kondisi hati kita,apakah ada penyakit akibat dosa-dosa yang telah kita lakukan.jika penyakit pisik kita datang ke dokter,maka untuk penyakit ini datanglah kepada orang-orang shalih,mintalah nasihatnya.
Jika penyakit itu datang maka segera obati,jangan ditunda-tunda,penyakit yang di tunda akan menyebabakan penyakit menjadi kronis.hati yang sakit bisa berubah menjadi hati yang mati.sehingga hati kita akan menjadi keras membatu,yang jauh dari cahaya hidayah Allah.
Ketahuilah obatnya itu akan membantu kita untuk penyembuhan.artinya kita harus mengetahui ilmunya.karena ilmu bisa mendekatkan diri kita kepada hidayah Allah.
Suatu ketika datanglah seseorang kepada sahabat Rasulullah yang bernama Ibnu Mas’ud ra. untuk meminta nasehat. Orang ini berkata:
“Wahai Ibnu Mas’ud, berilah nasehat yang dapat kujadikan obat bagi jiwaku yg sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini, aku merasa tidak tenteram, jiwaku gelisah dan fikiranku kusut; makan tak enak, tidur tak nyenyak.”
Maka Ibnu Mas’ud berkata:
“Kalau penyakit itu menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat. Yaitu ke tempat orang yg membaca Al Qur’an, engkau membaca Al Qur’an atau engkau dengar baik-baik orang yg membacanya; atau engkau pergi ke majelis(pertemuan) yg mengingatkan hati kepada Allah; atau engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, di sana engkau berkhalwat menyembah Allah, umpama di waktu tengah malam buta, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman fikiran dan kemurnian hati. Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan cara ini, engkau minta kepada Allah, agar diberi-Nya hati yg lain, sebab hati yang kau pakai itu, bukan lagi hatimu.”
“Wahai Ibnu Mas’ud, berilah nasehat yang dapat kujadikan obat bagi jiwaku yg sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini, aku merasa tidak tenteram, jiwaku gelisah dan fikiranku kusut; makan tak enak, tidur tak nyenyak.”
Maka Ibnu Mas’ud berkata:
“Kalau penyakit itu menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat. Yaitu ke tempat orang yg membaca Al Qur’an, engkau membaca Al Qur’an atau engkau dengar baik-baik orang yg membacanya; atau engkau pergi ke majelis(pertemuan) yg mengingatkan hati kepada Allah; atau engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, di sana engkau berkhalwat menyembah Allah, umpama di waktu tengah malam buta, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman fikiran dan kemurnian hati. Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan cara ini, engkau minta kepada Allah, agar diberi-Nya hati yg lain, sebab hati yang kau pakai itu, bukan lagi hatimu.”
Sahabat yang super ada banyak cara untuk mengobati hati kita.yang paling mudah adalah dengan istigfar,memgerjakan perbuatan baik dan menjauhi perbuatan mungkar.
Sahabat yang super jika kita kehilangan hati maka kita coba untuk besedekah
Menyampaikan sebuah hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam,
“Obatilah orang sakit di antara kalian dengan sedekah”. (Dihasankan oleh
Syaikh al-Albani dalam Shahihul Jami’)
Sahabat super!!!Ayo kita sama-sama menjaga hati kita jangan sampai ternodai.karena dengan hati yang bersih maka semangat kitapun akan menjadi gigih.Dan segala macam impian dan prestasipun akan mudah kita raih..Semangat selau..Jaya pemuda generasi emas bangsa..Untuk islam tegak diseluruh dunia..Allahuakbar!!!!!