Rabu, 04 Januari 2012

DINDING ANTARA DUA LAUTAN




Dia membiarkan dua lautan mengalir,
yang keduanya kemudian bertemu.
antara keduanya ada batas
 
yang tidak dilampaui 
oleh masing-masing. 
 
(Surah Ar Rahman.ayat 19 dan 20)
 
 
Pernyataan tegas dalam Al Quran bahwa dua lautan bertemu dan antara keduanya ada batas yang tidak saling dilampaui oleh masing masingnya,hanya dapat di ketahui kebenarannya pada masa sekarang.para oceanographers (ahli kelautan) telah menemukan bahwa ada semacam surface tension (tegangan permukaan) yang membuat air dari dua lautan yang saling bersebelahan (bertemu) tidak saling bercampur.hal ini disebabkan oleh perbedaan kepadatan dan tingkat keasinan dari masing masing air tersebut.hal inilah yang membuat dua jenis air laut dari dua lautan yang berbeda,tidak dapat saling bercampur.seolah olah ada dinding yang tipis yang menghalangi mereka untuk saling bercampur.
 
Para oceanographer telah menemukan bahwa ada perbedaan tertentu antara sampel air yang di ambil dari berbagai lautan oleh ekspedisi ilmiah kelautan Inggris,dalam pelayaran Voyager
 
 
tahun 1873.diketahui bahwa massa air laut ternyata berbeda dalam komposisinya.perbedaan itu terletak pada tingkat keasinan air laut,kepekatan,temperatur,dan jenis organisme nya.data tersebut didapatkan dari 362 stasiun oceanography yang tersebar di seluruh dunia.laporan dari ekspedisi voyager tersebut berisi 29.500 halaman,yang terbagi dalam 50 jilid dan dikumpulkan selama 23 tahun.ekspedisi ini merupakan salah satu ekspedisi eksplorasi ilmiah terbesar yang pernah dilakukan manusia.ekspedisi ini juga menunjukkan betapa sedikitnya yang diketahui manusia mengenai lautan,
 
Kemudian pada tahun 1933,sebuah ekspedisi ilmiah kelautan juga dilakukan oleh pemerintah Amerika serikat di teluk Meksiko.mereka menempatkan ratusan pos pemantau kelautan untuk menyelidiki karakteristik air laut.mereka menemukan bahwa mayoritas pos pemantau yang ditempatkan disana memberikan laporan yang sama mengenai karakteristik air laut,seperti tingkat keasinan,temperatur,organisme,dan tingkat oksigen pada air laut dari daerah yang mereka pantau.tetapi kelompok lain yang ditempatkan di wilayah yang berbeda melaporkan hasil yang berbeda dengan laporan kelompok pertama tersebut.dari sini,para ahli mengambil satu kesimpulan bahwa ada dua jenis lautan yang berbeda karakteristiknya.
 
Para ahli telah menempatkan banyak stasiun pemantau kelautan diberbagai wilayah dunia untuk meneliti karakteristik air laut.dari situ mereka menemukan bahwa ada perbedaan pada karakteristik tersebut yang membedakan antara satu lautan dengan lautan yang lain.tetapi apa yang membuat mereka tidak bercampur meskipun ada banyak ombak,arus dan gelombang pasang setiap harinya.
 
Jawabannya muncul untuk pertama kalinya pada tahun 1942,setelah penelitian intensif dilakukan mereka menemukan bahwa ada semacam dinding pembatas yang memisahkan antara air dari dua lautan yang bertemu.
 
Pada tahun 1962,ditemukan bahwa fungsi dinding pemisah tersebut adalah mencegah berubahnya karakteristik air laut dari satu lautan ke lautan yang lain.jadi semacam wilayah orientasi dimana air laut yang bertemu,bercampur secara sangat lambat dan apabila ada air laut yang masuk menembus dinding pemisah ini,maka karakteristik yang dimilikinya terlepas dan berubah menjadi sama dengan karakteristik air laut yang dimasukinya.jadi sistim ini melindungi flora dan fauna yang ada di masing masing lautan agar tetap terjaga sebagaimana adanya.
 
Ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa di tempat dimana dua lautan bertemu,ada dinding pemisah antar dua air laut tersebut.dinding pemisah itu membagi dua lautan sehingga masing masing lautan tetap stabil dengan tingkat keasinan,suhu dan kepekatannya masing masing.contohnya laut Mediterania adalah lautan yang suhunya hangat,asin dan tingkat kepekatannya lebih rendah dibanding air dari samudra Atlantik.ketika air dari laut Mediterania memasuki samudra Atlantik melalui selat Gibraltar,air ini masuk hingga ratusan kilometer jauhnya pada kedalaman sekitar 1000 m,namun tetap pada suhu,kepekatan dan tingkat keasinannya sendiri.yang berbeda dari karakteristik yang dimiliki oleh air dari samudera Atlantik.
 
Sebuah studi lapangan juga pernah dilakukan di teluk Oman dan di beberapa teluk di Arab,dan dari sampel air laut tersebut diketemukan adanya perbedaan.yang mengindikasikan kebenaran temuan sebelumnya.
 
Oceanographer terkenal dari Perancis,J.Costeau menyatakan
"Kami mempelajari beberapa pernyataan dari para oceanographer sebelumnya mengenai penghalang antara dua lautan,kami melakukan penyelidikan pada laut mediterania,dan kami menemukan bahwa lautan tersebur memiliki tingkat keasinannya sendiri,dan tingkat kepekatan serta flora dan fauna yang berbeda dengan air dari lautan Atlantik.kemudian kami meneliti laut Atlantik dan menemukan bahwa lautan ini memiliki tingkat keasinan dan kepekatan serata flora dan faunanya sendiri.yang berbeda dari laut mediterania.dan kami kemudian meneliti titik pertemuan kedua lautan tersebut di selat Gibraltar.kami mengharapkan akan menemukan tingkat keasinan dan kepekatan yang menyatu antara dua air lautan tersebut,tapi kami menemukan bahwa ternyata masing masing air lautan tersebut masih memiliki tingkat karakteristiknya masing masing.seolah ada dinding yang membatasi mereka.hal ini mengejutkan kami,penghalang ini mencegah dua lautan bercampur.hal yang sama juga terjadi pada teluk Bab El Mandab di Aden yang merupakan pertemuan dengan Laut Merah.
 
Menurut kesimpulan kami,hasil penelitian para oceanographer terdahulu ternyata benar.laut yang memilki karakteristik tertentu memiliki dinding pembatas (barrier) yang mencegah bercampurnya air dari dari dua karakteristik yang berbeda tersebut.
 
Fakta ini ternyata telah tertulis 1400 tahun yang lalu dalam Al Quran.fenomena ini tidak terlihat oleh mata.hanya penelitian yang mendalam yang dilakukan oleh para ahli kelautan saja yang dapat mengungkap rahasia lautan ini,uniknya adalah fakta ini dibawa oleh seseorang yang tinggal seumur hidupnya di padang pasir,bukan di lautan.jelas fakta ini tidak mungkin di ketahuinya mengingat tidak ada penelitian mengenai kelautan pada jaman itu.hanya pencipta lautan saja yang tahu hal ini sebelum pada abad ini hal yang sama diketahui oleh para ahli kelautan.
 
 
Dan katakanlah,Segala puji bagi Allah.
Dia akan memperlihatkan kepadamu Tanda Tanda KebesaranNYA.
 
maka kamu akan mengetahuinya.
 
Dan Tuhan mu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan.
 

( Surah An Naml ayat 93 )
 

 
Maha Suci Allah dengan segala FirmanNya.

AL QURAN DAN PESAWAT TERBANG




 
Ada dua ayat dalam Al Quran yang apabila kita renungkan,
sepertinya menunjuk pada kendaraan yang hanya ada pada Zaman modern. 
 
Dan Dia telah menciptakan kuda,bagal,dan keledai agar kamu menungganginya.dan menjadikannya perhiasan.dan Allah menciptakan (selain itu) apa yang kamu tidak mengetahuinya.
(Surah An Nahl ayat 8)
 
 
“Dan suatu tanda (kebesaran Allah) yang besar bagi manusia adalah,kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,dan kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu. 
(Surah Yaa Siin.ayat 41 dan 42)
 
 
 
Mari kita perhatikan ayat tersebut.di ayat ke 8 dari surah An Nahl ini Allah swt menyatakan bahwa Dia telah menciptakan apa apa yang menjadi sarana transportasi pada saat itu.kuda,bagal,dan keledai.jenis kendaraan yang kecil dan hanya bisa dikendarai oleh satu atau dua orang saja.sementara untuk bagal dan keledai umumnya digunakan sebagai alat angkut barang dan bukan alat transportasi.dan”menjadikannya perhiasan” maksudnya kesombongan atau lambang status.”dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya”artinya akan ada suatu kendaraan yang jenisnya belum diketahui oleh orang orang pada masa itu.jika ayat ini dianggap menunjuk pada alat transportasi lain (pada masa itu) seperti gajah,sapi,kerbau atau hewan hewan lain yang digunakan sebagai alat transportasi,tentu hal ini sudah diketahui oleh orang orang masa itu,namun ayat ini mengatakan "sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya"

Apakah ini suatu “ramalan” tentang masa depan dimana akan ada kendaraan yang seperti itu,dikendarai oleh satu atau dua orang,menjadi lambang status,seperti kita mengendarai sepeda motor atau mobil?..Allahu A’lam.
 
Kemudian pada ayat dibawahnya,disini Allah menyatakan “Kami angkut keturunanmereka”kenapa bukan kami angkut mereka? ini jelas menunjuk pada masa depan.”didalam bahtera yang penuh muatan”maksudnya kapal yang besar.”dan Kami ciptakan untuk mereka sesuatu yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu”.adakah bentuk sarana transportasi lain selain bahtera pada masa itu,yang bisa dikendarai seperti bahtera? jelas tidak ada.jadi tentu saja ini ayat yang menarik.seandainya kita berada di masa itu dan mencoba memahami ayat ini,tentu kita tidak akan bisa paham.karena kita belum pernah menyaksikan ada kendaraan yang “besar,bisa mengangkut banyak orang dan muatan,seperti bahtera,tetapi bukan bahtera.apakah ini menunjuk pada kereta api atau pesawat terbang? .....Allahu A’lam.
 
 Yang jelas ayat ini berbicara tentang jenis kendaraan yang akan digunakan manusia di masa depan.sesuatu yang kita bisa pahami sekarang namun tidak bagi orang orang pada masa ayat ini diturunkan.

TIGA KEGELAPA



 


 
Al Quran menyatakan kepada kita bahwa manusia diciptakan
melalui tiga kegelapan dalam rahim.
 
Dan dia menjadikan kamu dalam perut ibumu
kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.

(Surah Az Zumar ayat 6)
 
Sebagaimana kita mempelajari dari ayat ini bahwa proses manusia diciptakan dalam rahim terjadi dalam tahapan tahapan.padahal,para ilmuwan jaman dahulu beranggapan bahwa didalam sperma terdapat miniatur manusia yang akan makin membesar dalam rahim hingga tiba waktu melahirkan.hal itu ternyata tidak benar.yang benar adalah apa yang dinyatakan Al Quran,bahwa janin dalam kandungan diciptakan secara bertahap.
 
Sekarang ini,dalam buku buku teks yang diajarkan di fakultas kedokteran,pengetahuan ini adalah pengetahuan dasar.kita mempelajari dalam ilmu biologi modern bahwa “kehidupan dalam uterus (rahim) mengalami tiga tahapan.yaitu tahap pre embrio,yang berlangsung selama dua minggu setengah,kemudian embryo,yang berlangsung hingga akhir minggu ke delapan,dan janin,dari minggu ke delapan hingga bulan ke Sembilan.
 
Tahap pre embrio :dalam tahap ini,zygot mulai melakukan pembelahan.dan ketika mulai menjadi rumpun sel (Cell cluster) maka dia menempel pada dinding uterus.dan ketika terus tumbuh maka rumpun sel ini membungkus dirinya dalam tiga lapisan.
 
Tahap embrio: phase ke dua ini berlangsung selama lima setengah minggu.dalam tahap ini organ organ dasar dari janin mulai terlihat dari lapisan sel.
 
Tahap janin : pada tahap ini embrio mulai disebut foetus (janin).tahap ini dimulai pada minggu ke delapan kehamilan dan berlangsung hingga masa melahirkan,ciri pembeda dari tahap ini adalah mulai terlihatnya bentuk tubuh manusia pada janin ini.lengkap dengan wajah,tangan dan kaki.walaupun panjangnya hanya 3 cm,semua organ mulai kelihatan jelas.phase ini berlangsung selama 30 minggu dan perkembangan berikutnya akan terus terjadi hingga saat melahirkan.
 
Bukan itu saja,ayat ini menyatakan adanya tiga kegelapan.menurut Prof.Keith L.Moore,seorang pakar embriologi,tiga kegelapan yang dimaksud adalah:
 
1.Dinding abdominal.
2.dinding uterus.
3.Pelapis Fetus.(Plasenta,embryonic membrane,amniotic fluid)
 
Fakta ini tidak di ketahui manusia ketika Al Quran di turunkan.ini diketahui ketika ilmu embriologi telah mencapai tekhnologi yang memungkinkan untuk mengobservasi kehidupan janin dalam rahim.
 

GUNUNG YANG BERJALAN




Dan kamu lihat gunung gunung itu, 
kamu sangka dia diam pada tempatnya, 
padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. 
(Surah An Naml ayat 88)
 
Siapapun yang membaca ayat diatas tentu akan terkejut dan bertanya,apa yang dimaksud dengan "gunung yang berjalan" tersebut? bukankah gunung itu diam,tapi ayat ini mengatakan dengan jelas bahwa gunung berjalan,atau bergeser.bagaimana sains menjelaskan hal ini,apakah benar bahwa gunung yang kita sangka diam pada tempatnya,sebenarnya tidaklah diam,namun berjalan atau bergeser.
 
Gerakan bergeser dari gunung gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi dimana gunung gunung itu berada.kerak bumi “mengambang”pada lapisan mantle yang lebih tebal,pada awal abad ini,untuk pertama kalinya,seorang ilmuwan Jerman bernama Albert Wegner menyatakan bahwa benua benua di bumi ini adalah satu kesatuan ketika pertama kali terbentuk.tapi kemudian bergeser ke berbagai arah dan kemudian saling menjauh satu sama lain.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Para ahli Geology baru memahami pendapat ini hanya pada tahun 1980.Lima puluh tahun setelah kematiannya.sebagaimana telah ditunjukkan oleh Wegener dalam sebuah artikel pada tahun 1915.massa daratan di bumi terbentuk sekitar 500 juta tahun yang lalu.dan massa daratan ini di sebut Pangaea.berada di kutub selatan.
 
Kemudian sekitar 180 juta tahun yang lalu Pangaea ini terbelah menjadi dua bagian.yang bergeser kearah yang berbeda.salah satu dari benua besar itu disebut Gondwana.yang didalamnya termasuk Afrika,Australia,Antartika,dan India.yang kedua disebut Laurasia.yang terdiri dari Eropa,Amerika utara dan Asia.(kecuali India)setelah 150 juta tahun dari terjadinya pemisahan ini,Gondwana dan Laurasia berubah menjadi pecahan pecahan yang lebih kecil.
  
Benua benua yang muncul setelah pecahnya Pangaea ini,secara konstan terus bergerak beberapa centimeter pertahun .yang kemudian mengubah rasio lautan dan daratan di bumi. 
Fakta ini ditemukan setelah dilakukannya penelitian geologi pada awal abad 20.gerakan pada kerak bumi ini dijelaskan oleh para ahli sebagai berikut. 
Bagian kerak bumi dan bagian teratas dari lapisan mantle,yang memiliki ketebalan sekitar 100km,dibagi menjadi bagian yang disebut lempengan.ada 6 lempengan utama.dan beberapa lempengan yang kecil.menurut teori lempeng tektonik,lempeng tersebut bergerak bersama dengan benua dan dasar lautan diatasnya.para ilmuwan meyebut fenomena ini dengan istilah continental drift atau pergeseran benua.gerak ini diperkirakan sebanyak 1 hingga 5 cm pertahun.
 
 Namun ada juga orang yang berpendapat berbeda dalam menerjemahkan ayat ini.karena gunung berada di atas permukaan bumi,maka ketika bumi berotasi,maka gunung gunung juga ikut bergerak.jadi ayat ini berbicara mengenai bumi yang tidak statis,tapi bergerak.
 
bagaimanapun pendapat ini juga benar dan tidak berkontradiksi dengan ayat diatas.yang perlu digaris bawahi adalah pernyataan bahwa gunung yang berjalan sebagaimana disampaikan dalam ayat diatas,walaupun awalnya terdengar aneh dan tidak masuk akal,ternyata tidaklah bertentangan dengan ilmu pengetahuan.

TELAH TERBELAH BULAN



 


 
Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. 
(Surah Al Qomar ayat 1)
 
 
 
Banyak manusia yang tidak beriman,menjadikan ayat tersebut sebagai bahan ejekan.mereka mengatakan bahwa Al Quran “benar benar keterlaluan” karena mengatakan bahwa bulan telah terbelah.dan kemudian menyatu kembali.bagaimana mungkin hal itu dapat terjadi.secara sains,hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang tidak mungkin.
Dalam ayat tersebut dikatakan "Inshaqqo" yang berasal dari kata “Shaqqo”.yang berarti terbelah atau bisa juga membelah/membuka tanah untuk menanam.(lihat referensinya pada Surah Abasa ayat 26).
 
Ayat yang menyatakan bahwa bulan telah terbelah,adalah Surah Al Qomar (yang berarti bulan) ayat ke 1.Surah Al Qomar sendiri berada pada urutan ke 54 dalam Al Quran.dari ayat yang ke 2 hingga akhir ayat dalam Al Quran,ada 1390 ayat.
Marilah kita lihat kembali peristiwa pendaratan manusia di bulan yang terjadi pada tahun 1969 M.ada 1390 ayat dari ayat yang menyatakan peristiwa Inshaqqo atau terbelahnya bulan tersebut hingga akhir ayat dalam Al Quran.1390 apabila dikonversikan ke tahun Masehi adalah 1969.tepat dengan tahun pendaratan manusia di bulan.kemudian ketika berada di bulan,para astronaut membawa 21.7  kg batu batu dari bulan.hal ini juga sesuai dengan makna Shaqqo yang berarti membelah atau membuka tanah.dan peristiwa kepulangan para astronot dari bulan menuju bumi dengan membawa batuan bulan tersebut terjadi pada jam 1:54:1 (pm) EDT.hal ini sama dengan Surah Al Qomar yang berada pada urutan ke 54 dalam Al Quran dan ayat yang menyatakan peristiwa shaqqo tersebut adalah ayat yang ke 1.(54.1).
Jadi dalam ayat tersebut (menurut kami) seolah olah Al Quran ingin menyatakan bahwa manusia akan mendarat di bulan ,mengambil batuan bulan,pada tanggal dan jam yang angkanya telah diisyaratkan dalam ayat tersebut.
Makna lain dalam istilah Shaqqo tersebut adalah terbelah.artinya pengertian ini adalah bulan telah pernah terbelah pada suatu ketika (pada masa Nabi Muhammad saw) dan kemudian bersatu kembali.hal ini di sampaikan dalam beberapa keterangan dari sahabat sahabat Nabi yang kemudian tertulis dalam Hadist Bukhari.
 
Orang orang kafir Makkah meminta kepada Nabi untuk menunjukkan mukjizatnya sebagai tanda kenabian,maka kemudian terbelah lah bulan.sehingga setiap orang dapat melihat Gunung Hira ditengah tengah,sementara dua belahan bulan terlihat di kiri kanan (atasnya). 
(Hadist riwayat Bukhari.)
 
Jadi pernyataan bahwa bulan telah terbelah,memang telah terjadi dimasa lalu.sesuai dengan Hadist tersebut.hal mana kejadian ini juga telah disaksikan oleh banyak sahabat Nabi yang menceritakannya dalam berbagai Hadist.
 
Peristiwa ini selain disaksikan oleh para sahabat Nabi,juga disaksikan oleh seorang Raja di Malabar,India.yang bernama Chakrawarti Farmas.yang kemudian peristiwa itu dicatat olehnya dan hingga kini catatan tersebut masih tersimpan di Indian office library di London.dengan nomor referensi 2807,152-173.
Ketika sekelompok pedagang Arab yang juga menyaksikan peristiwa itu di Makkah,singgah di India,mereka menceritakan peristiwa tersebut kepada Raja Chakrawarti Farmas.Raja sangat terkejut dengan peristiwa yang diceritakan oleh para pedagang yang dikatakan sebagai tanda datangnya seorang Rasul utusan Allah.karena dia juga menyaksikannya sendiri.Kemudian Raja Farmas setelah mewakilkan jabatannya kepada anaknya,berangkat ke Arab untuk menghadap Rasulullah.Raja ini bertemu dengan Rasullullah di Jeddah pada hari Kamis tanggal 27 Syawal.6 tahun sebelum Hijriah.dan kemudian menyatakan masuk Islam langsung di hadapan Nabi.kedatangan rombongan dari India ini juga dikabarkan dalam  beberapa Hadist.
Raja India yang telah masuk Islam tersebut kemudian mengganti namanya menjadi Tajuddin.setelah tinggal di Arab selama beberapa tahun,dia kembali ke India,dan dalam perjalanan pulang itu dia meningggal dunia di Shahar Muqolla di Yaman.pada tanggal 1 Muharram tahun pertama hijriah.hingga hari ini makam Raja tersebut masih ada dan biasa dikunjungi peziarah dari India.
 
Terlepas dari polemik tentang peristiwa ini,baik dari kaum yang mempercayai dan kaum yang tidak mempercayai,sama sama tidak memiliki bukti kuat secara saintifik mengenai klaim siapa yang paling benar.(karena hingga hari ini belum ada misi NASA yang secara khusus datang ke bulan dan melakukan penelitian ilmiah disana,terkait dengan polemik tersebut.)
 
Yang tidak mempercayai peristiwa ini,tidak berhak mengejek kaum yang mempercayai.karena mereka (kaum yang tidak mempercayai) juga tidak memiliki bukti yang kuat secara ilmiah.kecuali sekedar kata tidak percaya.
 
Jadi,pembuktian apakah peristiwa tersebut terjadi atau tidak secara ilmiah,berada pada pundak kaum yang tidak mempercayai.buktikan bahwa klaim tersebut tidak benar.tapi sertakan bukti ilmiah yang akurat.
 
Bagaimanapun,sebagaimana janji Allah swt,bahwa kebenaran Al Quran akan terus diperlihatkan pada seluruh manusia.pada segala zaman.bukan hanya pada masa sekarang,namun juga di masa yang akan datang.sebagaimana pada ayat ayat lain yang kami tampilkan disini,semuanya terbukti kebenarannya tidak pada jaman Nabi Muhammad saw,tapi beberapa abad setelahnya,ketika umat manusia telah mencapai tehnologi yang memungkinkan untuk itu.hal yang sama akan terjadi pada ayat ini.Insya Allah.
 
Pertanyaannya adalah apa reaksi orang orang yang tidak percaya jika nanti ada penelitian di bulan yang menyatakan kebenaran peristiwa ini,apakah mereka akan bersikap sebagaimana yang diceritakan dalam ayat berikutnya dari Surah Al Qomar ayat 1 ini?
 
Dan jika mereka melihat suatu tanda (Mukjizat),mereka berpaling dan berkata,(ini adalah) Sihir yang terus menerus.

Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka,sedang tiap tiap urusan telah ada ketetapannya.

(Surah Al Qomar ayat 2 dan 3)
 
 Pernyataan bahwa setiap urusan telah ada ketetapannya menjadikan satu harapan bahwa ayat ini akan terbukti kebenarannya di masa depan.inilah ungkapan yang senada dengan perkataan "bagi Allah lah urusan sebelum dan sesudahnya" sebagaimana tertulis dalam Surah Ar Ruum ayat 4 yang meramalkan kemenangan Byzantium,yang kemudian terbukti kebenarannya.

Kami akan perlihatkan kepada mereka
 
tanda tanda kekuasaan Kami,
 
pada horizon dan pada diri mereka sendiri,
 
sehingga jelaslah
 
bahwa Al Quran ini adalah benar.
 
dan apakah Tuhan mu tidak cukup (bagimu)
 
bahwa sesungguhnya
 
Dia Maha menyaksikan segala sesuatu.
 
 
(Al Fushilat ayat 53)