Rabu, 28 Desember 2011

Segores Cerita Cinta Sederhanaku.


Goresan cerita ini mungkin tidak akan mampu mewakili lembaran cerita cinta masa lalu dalam hidup ini.ketika cinta itu masih tabu bagiku,ketika cinta seakan dewa dalam relung jiwaku.Karena penafsiran arti cinta yang keliru  aku lepas logika dan halal haram tidak bisa aku bedakan.Dengan mengatas namakan cinta suci dan islami aku cetuskan teori cinta halal padahal tanpa ada ikatan yang suci.Astagfirullah.
Pacaran islami itu teori cinta diriku dulu....
Sholat bersama,saling mengingatkan dalam kebaikan,saling menasehati dikala dalam kegundahan itulah untaian cerita asmara yang aku jalani selama tiga  tahun pacaran .Tapi tidak bisa aku pungkiri selama pacaran itu.kata-kata mesra,pandangan cinta,hati yang penuh asmara sering  mewarnai hati dan jiwa kami berdua.Baik itu smsn,telponan,ataupun saat kami bertemu.
                             ________________*************___________________________
Bie...aku sayang kamu...aku cinta kamu.hehe..
Aku juga cinta kamu bie.Aku kengen kamu bie.nie aku peluk erat guling dan aku banyangkan ini dirimu bie.love .umhhhwaccccchhh!!!
Diatas adalah sepenggal cerita cinta yang  bertasbih kuat dalam hatiku dulu.Namun suatu ketika ada secercah hati menegurku.Jauh dinurani sana aku merasakan ada kekeliruan yang nyata mebelai raga dan jiawaku selama ini.
Pacaran dibolehkankah itu??(*Tanyaku).
Sudah pasti jawabannya pacaran itu haram.(*jawab hati ini).
Tapi jika pacaran itu dalam kebaikan.Pacaran secara islami?(*.cetusku,berharap ada pembenaran)
.Tidak ada yang namaya pacaran islam pacaran itu haram.Bukankah itu zinah yang nyata dan kenapa kau meragukannya,sementara kau mengaku ingin jadi orang yang bertaqwa.Engkau mengaku dirimu islam,tapi kenapa dengan mudahnya kau cetuskan teori Pacaran islam dengan mengatas namakan cinta.Secara tidak sadar kau telah mengotori rasa cinta yang diamanahkan Allah padamu.(*jawab secercah hati)

“Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. Zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan dan berangan-angan, lalu farji (kemaluan) yang akan membenarkan atau mendustakannya.”(Musnad Ahmad, 8829)

Lantas kenapa ada rasa cinta dihati ini disaat aku memandangnya?jika itu diharamkan kenapa Allah tidak menjaga hati ini agar tidak jatuh cinta padanya.?(*Cetusku aku menyadri ada ribuan jawaban yang akan terlontar akan tanya aku ini.namun Karena nafsu bersambut logika tanpa hati,aku terus membela teori pacaranku )

Islam itu rahmat.Dengan cinta kita mendapat keridhoan Allah,Dengan cita kita tersenyum bahagia,Dengan cnita kita bertemu Allah disurga.Jika kau mengotori Cinta berearti kau menolak surga.Cintailah segela apa yang ada di dunia kerena Allah.Allah melarang kamu mencitai sesuatu tanpa ada nama Allah.jika Allah mengharamkan kamu pacaran maka jangan lakukan itu.Ingatkah kamu dengan cerita nama Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih ismail?.sesungguhnya dalam cerita itu.Allah hanya ingin munguji kecitaan Nabi Ibrahim padaNYA.Yang disembelih sebenarnya bukan Nabi Ismail,namun secara makna adalah kecintaan Nabi Ibrahim pada dunian kemudian Allah megganti sebagai yang tersembelih adalah seekor kambing.
Ingatlah Jabatan,Anak,Istri,Pekerjaan,sahabat,semua itu hanyalah urusan dunia maka letakkanlah kecintaan pada semua itu jauh dibawah citan kita pada Allah dan Rasulullah..

Allah berfirman
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).(3:14)
           ___________________**************_______________________
 Astagfirullah......
Begitulah keadaan ragaku dulu..hingga suatau ketika dengan berat hati aku putusakan untuk mengakhiri cinta kau dan dia.Annisa dia cinta aku dimasa lalu.Tidak tega rasanya aku torehkan luka dihatinya,tidak sanggup rasanya aku berikan bulir-bulir air mata dipipinya,Apabila aku putuskan ketulusan cintanya.Aku tau dia teramat mencintaiku.Aku tau dia begitu tulus padaku.Tapi maafkan aku Annisa,ini semua demi kebaiakan kita berdua.Aku tau tiga tahun bukan waktu yang sebentar, dan aku dengan mudah mengakhirinya brgitu saja.Tapi kita juga tidak bisa memungkiri tiga tahun juga bukan waktu yang sebentar terkurung dalam sangkar dosa yang nyata.dan aku ingin terbang lepas dari sangkar itu

Hari ini aku liat dia bersama orang lain.Mengatas namakan cinta,dia uraikan kerinduan dan sayang pada orang tersebut.Sakit rasanya hati ini melihat Annisa dengan orang lain,Ada persaan yang menghantam kuat disetiap sudut hatiku.Astagfirullah.Dulu kata mestra terlantun merdu ditelinagku,dulu senyum cinta itu terlukis  indah dimataku.dulu ketulusan itu  membelai  harus dihatiku.sekarang semua itu sudah digenggam orang lain..
                          ______________________************_________________________
Emhh..Sudahlah...semua itu dengan lapang hatiku terima.dengan cara itu Allah menjagaku dari lembar dosa.Aku akui sakit rasanya ketika kehilanagan cinta kamu Annisa,Tapi jauh lebih sakit lagi apabila aku kehilanagn Cinta Allah.Aku ingin cinta tertinggi hanya pada Allah dan Rasul Muhammad SWA..
Karena dalam Alquraan dan Hadist telah tersirat nyata

Allah berfirman
"Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
                                                            (QS.3:31)
Katakanlah: "Ta`atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir".
(QS.3:32)

Rasulullah SAW bersabda,
“Ada tiga perkara yang apabila ada pada seseorang niscaya dengannya ia akan merasakan manisnya iman. Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada selain keduanya, dan dia mencintai seseorang hanya karena Allah, serta dia benci kembali kepada kekufuran sesudah Allah menyelamatkannya dari kufurnya, sebagaimana ia benci apabila dihempaskan ke neraka.” (HR Al-Bukhari-Muslim).

“ Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sehingga aku lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia. ” ( Shahih Al Bukhari )
                                      _________________**************_______________________
Aku nyakin kelak suatu hari Allah akan akan menitipkan padaku Anissa yang halal untuk aku cintai,yang sah untuk aku imami dalam rumah tangga.Jika Annisa itu datang.sudah pasti itu amanah dari yang kuasa untuk aku menjaganya.Karena Annisa salah satu jalanku menuju surga..
Aku yakin kelak suatu hari Annisa itu datang membawa kebahagiaan.Baik itu didunia ataupun diakherat kelak.

Senin, 26 Desember 2011

Untuk Sahabatku.....

Terimaksih ya Allah...
Dengan menyebut nama-Mu yang memberi hati untuk kami..
Didalam hati itu Engkau titipkan berbagai macam rasa..
Dan wajudnya menjelma menjadi sebentuk jiwa..

Engkau hembuskan cinta direlungnya.
Engkau tiupkan kasih disetiap sudutnya..
Engkau torehkan sayang didalamnya..
Dan Engkau amanahkan pada manusia untuk menjaganya..

Cinta,kasih dan sayang.....
Dengan rasa itu teruntai kata sederhana
kata sederhana,namun besar maknanya
kata itu adalah persahabatan...

Sahabatku....
Lewat Goresan pena dengan diksi-diksi sederhana ini
Aku ingin menyampaikan untaian kata..
kata ketulusan  dalam cerita..

Sahabatku....
Aku yakin masih tersirat jelas dibenakmu akan persahabtan kita ..
Begitu juga aku,persahabatan kita akan aku goreskan disetiap lembar-lembar hatiku.
Disaat kita bersama...
Tertawa bersama..
Disaat kita takut..
Gundah...
Kebingungan...
Namun semua itu dapat dilewati dengan baik,dengan namakan KITA.

Sahabatku...
Dalam kebersamaan kita berpacu menggapai masa depan..
Terkadang lelah,air mata,resah
Sering menjadi ranjau diperjalanan panjang ini..
Namun dengan kekeutan pesahabatan
Dengan ketulusan...
Dengan kebersamaan..
Dengan Pengorbanan...
Dapat  menjadi tameng yang kuat untuk menjaga kita..
Agar tidak hancur lebur ditelan binasa...

Sahabatku....
Aku tidak tau sampai kapan kebersamaan ini ada..
Selamanya?
Seabad?
Setahun?
Atau esok hari kita sudah menjadi jati diri masing-masing?...
Melupakan kenangan kita selama ini..
Dimana hanya ada banyangan raga yang menjadi
Saksi bisu sejarah cerita kebersamaan kita...

Sahabatku....
Ada atau tidak adanya kebersamaan ini..
Engkau tetap tersirat indah dalam lembar-lembar shimpony cerita..
Nada-nada yang terangkai cerita kita bersama
Akan menjadi lagu indah
Yang kelak suatau hari akan kulantunkan pada anak cucuku....


Sahabatku...
Aku ingin kau tau...
Ku ta ingin kau pergi..
Aku ingin kita bersama..
Ku ingin kita bersama meraih impian masa depan..
Kita duduk bersama di dipan-dipan kesuksesan...

Sahabatku...
Hari ini....
Ditemapat ini...
Distiap helaan sujudku pada Allah...
Aku selalu meminta
agar hati kita
selalu dipegangi untuk menjaga sutu kata..
kata itu adalah PERSAHABATAN sejati...





Sabtu, 24 Desember 2011

Tiga Perjalanan Terindah Manusia Menuju 'Arasy ( عَرْش‎) Allah


Asalamualaiakum.wr.wb….
Salam super generasi islam yang luar bisa…
Tadi malam  mata ini terjaga dari tidur lelap karena suara hp.suara hp itu adalah isyarat telpon dari salah satu sahabat saya,laur biasa  dia menelpon hanya untuk membangunkan sholat tahjud.Terimaksih Sahabat!!!
Sungguh tentram dalam hati ini saat sholat tahajud itu terlaksana dengan khusyu.Ada persaan yang damai bersemanyam dihati ini.persaan yang begitu damai mebuat hati ini terbesit suatu Tanya apa sebenarnya tujuan hidup didunia ini?.
Sahabat yang dikasihi Allah….
Mari kita kembali memuhasabah diri kita,meluruskan niat perjalan hidup kita dalam dunia ini.
Sejenak kita  biarkan hati dan perasan kita terbang lepas, jauh menuju lubuk hati yang terdalam utuk merasakan keagungan sang pencibta.Maka bacalah dengan nama Allah yang menciptakan….

surat Adz-Dzariyat ayat 56
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)
Sahabat yang dimuliakan Allah SWT!!!!
Dalam ayat diatas sudah tegaslah Allah megatakan tujuan hidup kita di dunia ini adalah untuk beribadah kepadanya.maka lewat tulisan sederhana ini  Insyaallah saya aka mencoba menguraikan maksud dari ayat tersebut.
Dalam konsep tujuan hidup ini ada tiga tujuan kita.
1.Tujuan jangka panjang
Apa tujuan jangka panjang kita??
Jawabannya adalah alam akherat.dan didalam alam akhert kita masih diberi dua pilihan Yaitu surga yang indah atau neraka yang teramat pedih.
Firman Allah
 “Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?"(QS. Muhammad :15)

Sahabat yang super….
Dalam lingkup tujuan jangka panjang ini,ibadah kita kepada Allah sudah ditetapkan yang sering dikatakan dengan Mahdah(ibadah yang ditetapakan).Seprti yang ditetapkan dalam rukun islam.
Allah Berfirman
Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukulah beserta orang-orang yang ruku
.(Al Baqarah 43)
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa(QS Al Baqarah 183)
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam (Al-Imran ayat 97)
2.`Tujuan jangka menengah?
Apa tujuan jangka menengah kita??
Jawabanya adalam..Membangun generasi emas.
Membangun jiwa emas,Bangsa yang emas dan Islam yang emas.
Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menggapai cita-cita dan impian,Namun yang terpenting adalah kita menyadari tugas kita di dunia adalah sebagai wakil Allah SWT.
Dalam lingkup tujuan ini adalah ibadah yang tidak ditentukan ALLAH bentuknya,namun apabila kita mengerjakannya itu adalah ibadah.Diantaranya Menuntut ilmu,olah raga,berbuat baik kepada sesame dan lain sebagainya.
Dalam tujuan ini kita juga diperintahkan untuk mengasah dan memekpresikan diri kita agar mnejadi manusia yang unggul dan berkualitas disegala aspek kehidupan.
 “Carilah olehmu apa yang akan diberikan oleh Allah swt di akhirat, tapi jangan lupa terhadap nasibmu di dunia ini, berbuat baiklah kamu (dalam hidup dipermukaan bumi ini) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepada kamu, janganlah kamu melakukan pengrusakan di muka bumi ini, sesungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan (Al-Qasash: 77).


3.Tujuan Jangka pendek.
Dan tujuan jangka pendek kita apa???
Tujuan jangka pendek kita adalah berusaha jadi yang terbaik setiap waktu.
Sahabat yang super….
Dalam tujuan jangka pendek ini diharapakan kita mampu memebirikan yang terbaik disetiap waktu.
Mampu menejemen diri kita terhadap waktu.baik di pekerjaan kita maupun dalam tugas kita melaksanakan rukun iman dan islam.
Demi Masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran. (Q.S Al-’Asr : 1-3)
Dalam sebuah hadits Nabi besabda
gunakanlah masa mudamu sebelum masa tuamu., masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum miskinmu, masa lapangmu sebelum datang masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum datang matimu.” ( HR. Muslim, Tirmidzi dari Amru bin Maimun)

Sahabat yang super !!!!!
Islam itu sangat laus,mencakup semua aspek kehidupan.Hanya orang-orang yang punya pola piker sempit yang memandang islam hanya untuk ibadah yang berbentu mahdah semata.semua aturan di alam semesta sudah tersirat nyata dalam ajaran islam.
semoga kita semua mampu melaksanakan tujauan kita dengan baik.karena pada hakekatnya hanya kepada Allahlah kita kemabali.